ASAL - USUL NAMA INDRAMAYU
Tokoh Arya wiralodra adalah tokoh babat tanah Indramayu. Ia merupakan keturunan dari seorang raja bernama tumenggung gagak singalodra dari bagelan.Raden arya wiralodra gemar melakukan olah kanuragan dan tapabrata. Setelah beberapa tahun melakukan tapabrata diperbukitan malaya gunung sumbing, arya wiralodra memperoleh wangsit untuk pergi kearah matahari terbenam di lembah sungai cimanuk.
“Wiralodra,
dengarkan aku. Pergilah engkau kearah matahari terbenam disana engkau akan
menemukan hutan belantara dan lembah sungai cimanuk. Setelah engkau sampai
disana tebanglah beberapa pohon untuk kebutuhanmu sebagai tempat tinggal. Kelak
engkau akan menjadi Raja didaerah tersebut.”
Keesokan harinya setelah arya wiralodra melakukan tapabrata, Ia
meminta izin kepada ayahandanya tumenggung gagak singalodra untuk pergi
berkelana ke lembah sungai cimanuk arah matahari terbenam. Ia pun menceritakan
wangsit yang ia terima setelah melakukan tapabrata digunung sumbing.
Mendengar hal tersebut ayahnya langsung mengizinkan Arya Wiralodra pergi
berkelana kearah matahari terbenam tersebut. Ayahnya berpesan “jangan pergi
sendirian, bawalah Ki tinggil ikut menemani, untuk jaga jaga takut kamu
memerlukan bantuannya diperjalanan.” Arya wiralodra mengikuti apa yang menjadi
pesan Ayahandanya tersebut.
Arya wiralodra dan ki tinggil mulai berkelana dengan membawa pusaka
candra undaksana sebagai keris pusaka penjaga agar terhindar dari serangan
hewan buas atau mahluk halus. Perjalanan wiralodra dan ki tinggil telah
dimulai. Hingga suatu senja sampailah ki tinggil dan arya wiralodra disungai citarum,
mereka beristirahat dan mendirikan tenda dari batang dan daun – daun sebagai
pelindung dikala malam datang.
Tiba - tiba arya wiralodra dan ki tinggil dihampiri oleh ki sidum
seorang panakawan sri baduga. Menurutnya, aryawiralodra telah terlewat jauh
jika tujuan mereka sungai cimanuk. Menyadari hal demikian, keesokan harinya
Raden arya wiralodra dan kitinggil bergegas untuk melanjutkan perjalanan. Perjalanan
arya wiralodra dan ki tinggil melewati sungai cipunegara. Ditengah perjalanan arya
wiralodra berjumpa dengan kijang bermata emas. Kijang itu dikejarnya sampai kepinggiran sungai, hingga akhirnya kijang bermata emas itu hilang bak ditelan gelapnya malam.
Ditengah perjalanan menuju sungai cimanuk arya wiralodra berjumpa
dengan seorang gadis berparas cantik memiliki kesaktian mandraguna. Gadis itu
bernama Nyi endang darma. Raden Arya Wiralodra dan Nyi Endang Darma mengadu
kesaktian dipinggir sungai cimanuk, dalam pertarungan itu dimenangkan Raden
Arya Wiralodra. Menyadari dirinya akan kalah, Nyi Endang darma lompat dan
tenggelam di sungai cimanuk. Sebelum Nyi endang tenggelam ia sempat berpesan,
agar namanya di abadikan sebagai nama daerah yang dipimpin Raden Arya Wiralodra
kelak.

Comments
Post a Comment