Quarted Mikro Koruptor

 

Salah satu kebiasaan di Desa Pikuk yang dipimpin oleh, Berastardin selaku kepala desa merangkap  koordinator Raskin (Beras orang miskin).

saat sore menjelang maghrib keadaan desa tiba tiba mendadak sepi tak terkendali, seluruh warga desa seolah dilalap gelap dimakan purnama yang dikomandoi Nini Towok. Keadaan tersebut sudah berlangsung bertahun tahun, hingga warga desa tidak ada yang tahu kapan kebiasaan tersebut pertama kali muncul. bahkan satu satunya Mushola yang dibangun Pak Berastardin  menggunakan dana desa tidak berfungsi sebagaimana mestinya, malahan seringnya Mushola tersebut digunakan untuk rapat kepentingan Berastardin bersama juru tulis, bendahara, dan hansip paling disegani seantero jagad. untuk mencari “untung” dari hasil pembagian raskin yang mereka bagikan.

Ketika maghrib menjelang, suara kentongan mushola mulai meraung raung keseluruh penjuru desa seperti sirine ambulance membawa peti jenazah. Kentongan yang sejatinya dipakai sebagai pengingat waktu shalat maghrib malah lebih berfungsi sebagai pengingat masuk rumah. Biasanya yang menabuh kentongan itu Pak Rustam selaku hansip abadi alias tidak tergantikan. Cap stempelnya saja langsung dari Tuhan, sampai sampai tak ada satupun Kepala desa berani memecat dia, termasuk Bastardin selaku kepala desa pikuk. Semenjak Bastardin menjadi Kepala desa, kehidupan rustam selaku hansip abadi semakin makmur saja. Bahkan janda beranak 7 penghasil cicit 5 berhasil ia nikahi sebagai istri keduanya. Padahal istri pertamanya saja masih suka mengeluh soal keuangan apalagi kalau musim hajatan datang, nanyiannya wati istri pertama rustam udah kaya nyanyian kecebong anak kodok bangkong.

Lain halnya dengan Honorun si juru tulis yang tidak naik naik pangkat dari masa ke masa. Padahal Setiap ada pendaftaran Calon pegawai Negri sipil, Ia tidak pernah absen untuk mendaftar, bahkan dari nama nama pendaftar dusun lain nama honorun lah yang muncul dibagian paling atas para pendaftar, namun namanya mendadak paling buncit saat tes IQ dimulai. Maklumlah, jabatan yang diemban honorun semakin memperparah IQ jongkoknya.

Meskipun IQ nya menyentuh angka paling rendah namun ia berhasil lulus SMA. jauh lebih mendingan dari pada Bastardin yang hanya lulusan SMP tok, itu pun hasil dari sekolah paket B yang Ujiannya saja pake joki.

 

Berbeda lagi dengan tolan, nama panjangnya Handay tolan, Bendahara sok ganteng yang hobynya melayani Ibu ibu yang sedang berkonflik dengan suaminya.

Tolan selalu terlihat necis meski tampangnya jauh dibawah standar. berkulit hitam, bermata belo, berhidung bengkak, perut buncit seperti bangkai tikus kelamaan direndem digot dan yang terakhir bertubuh “mini” coper. Meski demikian ia tetap percaya diri mendekati setiap calon janda yang yang masih menunggu antrian cerai, padahal dari 23 calon janda yang ia dekati belum ada satupun yang berhasil ia pacari apalagi dinikahi. Berbagai macam “orang pinta” sudah ia datangi dan berbagai upaya juga sudah ia lakukan untuk menarik calon janda yang didekatinya, termasuk membanggakan diri sebagai bendahara desa pikuk. Tidak jarang juga ia suka memamerkan saldo rekening ke perempuan yang didekatinya berharap perempuan itu luluh dengan isi soldo desa.

Namun tetap saja, wajah tidak membohongi hasil. Mereka lebih memikirkan akal sehatnya dari terbius sama omongon tolan

 

Quarted pejabat dusun pikuk yang dipimpin Bastardin mulai sibuk dengan pembagian raskin yang diadakan setiap tiga bulan sekali oleh keparat desa, seluruh warga menyambut dengan antusias ketika rustam sang hansip flamboyan menginfokan pembagian raskin di mushola. “Piyyiik…piyyik…piyyik…” bunyi obrolan warga saling saut-sautan seperti nyanyian pitik ayam yang mengharapkan beras menir dari tuannya.

Dalam praktek pembagiannya, siapa yang dekat dengan pejabat desa maka dia yang akan dapat bagian beras lebih banyak

“Haaahh itu mah lagu lama…”

 

“Pa rustam, jam berapa pembagiannya ?” Tanya salah seorang warga kepada hansip rustam.

“Sepertia biasa… jam 10 siang ya..!” Jawab rustam sok berwibawa.

“bawa apa aja pak ?”

“Bawa KK”

“Jangan lupa bawa uang..!”

“Berapa pak ?”

“10 ribu buat admin…”

“Biasanya 5 ribu pa ?”

“Ya itu mah kalo mau, kalo ngga mau ya buat yang lain…”

 

Jawaban hansip beristri dua itu memang bikin keki namun apa daya… ku orang tak punya. “Udah kaya lagu”

“Emang iyya…!”

 

tugas rustam sebagai seksi sosialisasi raskin telah dijalankan dengan sempurna. Buat rustam melaksanakan tugas seperti itu bukanlah sebuah tugas yang berat, apalagi seluruh warga desa sudah sangat hafal dengan gerak geriknya.

Langkah pertama Misi korupsi kecil kecilan ala quarted Bastardin berjalan mulus. selanjutnya giliran honorun selaku juru tulis dusun mulai menjalankan langkah kedua sesuai dengan arahan bastardin selaku penanggung jawab korupsi mikro beras raskin.

“Run, untuk pembagian beras raskin, jangan lupa kamu buatkan kupon antriannya…!!” Terang Bastardin

“Bikinnya pake apa pa” tanya honorun datar

“Pake buah juga bisa run”

“Emang iya pa, buah apa ?” Jawabnya heran

“Brenuk…”

“Lah itukan buah racun pa ?”

“Iya buat ngracun kamu…!!”

 

Honorun memang terkenal sebagai juru tulis pemilik IQ dibawah minus 20 apapun tugasnya, dia tidak pernah faham sepenuhnya. Malah Seringnya membuat gagal rencana, walau begitu Berastardin ngga berani memecatnya sebab ia merupakan anak dari kakak perempuannya.

Pada langkah kedua ini, honorun tidak bisa lepas dari tolan, sebab antara juru tulis dengan bendahara harus saling bersinergi membangun kekompakan “korupsi kecil kecilan yang harmonis”

Honorun yang diberi tugas membuat kupon antrian malah tidak ada satupun kupon yang ia buat, hal tersebut membuat tolan sang bendahara dirundung prihatin dengan keterlambatan berpikir sahabat karibnya itu

“Honooorr.. Honor, kamu tuh sebenrnya ngerti ngga sih kalo orang nyuruh ? Faham ngga sih sama bahasa manusia ? Gimana sih susahnya bikin kupon ?” Tolan ngga habis pikir dengan otak honorun yang luar biasa bodoh, apakah sebodoh itu Tuhan menciptakan Honorun ! Astaghfirullahaladzim.

Apalagi honorun sempat bercita cita pengen jadi Guru sebelum ia menjadi juru tulis sekarang ini, kalau Tuhan mengabulkan cita citanya dulu, aduuuh bagaimana nasib negri antah brantah anak perus bangsa kalau memiliki guru seperti honorun, Bisa bubar negara ini.

 

“Udah sih Tol jangan ngomel ngomel mulu ! Udah kaya pejabat cari muka ”

“Kamu tuh yang Tolol”

“Lah itu kan nama kamu, Tolan !”

“Semua orang di Negri Antah brantah juga tau kalo nama saya itu Tolan… Handay Tolan…!!”

“Ooohh…!”

Comments

  1. Pada zaman dahulu. Ada seekor burung beo yang sedang kelaparan.dia sudah mencari makan kesana dan kesini dan tidak dapat sama sekali dan akhir nya dia lemas,,,,
    Lalu burung beo pun pingsan dibawah pohon .
    Beo setelah bangun dia sudah ada dirumh sakit hewan,ternyata beo di temukan waktu beo pingsan oleh amba!!
    Karana Amba tidak biaya untuk merawat beo, Amba menaruh beo di pengurus burung 3 Bulan ber lalu,,,beo pun di beli oleh orang jahat, untuk di jual di pasar gelap beo di kurung di dalam kandang bersama burung yang Laen,beo pun mempunyai rencana pelarian dari penjara hewan tersebut,beo dan teman² mencari strategi lalu beo mencuri kunci dari penjaga, malam pun tibah beo dan temn² langsung pembuka gembok dari sarang, lalu Meraka bebas,,,,,tamat!!

    ReplyDelete
  2. di sebuah hutan hiduplah seekor burung gagak,gagak tersebut berterbangan kesana kesini dan burung gagak tersebut merasa haus.trus ia segera mencari sungai terdekat untuk meminum air tetapi sungai tersebut mengering burung gagak pun mencari sungai yang lain,tetapi sungai itu pun mengering,lalu burung gagak meminta bantuan ke kancil Karan kancil sangat cerdik,kancil pun memberi tahu ke burung gagak"gagak hari ini musim kemarau,sungai sungai di dalam hutan pada mengering"
    Gagak berkata:lalu gimana.saya sangat haus saya sudah tidak tahan lagi bisa bisa aku mati kehausan
    Kancil:kalo kamu ingin minum ikut saya ke dalam goa di sana ada sebotol kendi berisi air
    Gagak:yasudah beri tahu saya jalan ke goa
    Burung gagak mengikuti kancil ke goa sampainya di goa gagak dan kancil masuk ke dalam goa,dan benar saja di dalam goa ada batu yang sangat besar di atas batu tersebut ada kendi yang berisi air,gagak pun mencoba meminum nya tetapi air nya tidak bisa terjangkau karna airnya sedikit ,jadi gagak susah untuk meminum airnya gagak pun berpikir bagaimana cara bisa meminum air di dalam kendi ,burung gagak pun punya ide,burung gagak terbang mencari batu kecil,dan dia mendapatkan batu kecil,gagak memasukan batu kecil ke dalam kendi supaya air sama sama semakin naik ,burung gagak memasukan batu kecil lagi ke dalam kendi dan akhirnya gagak bisa meminum air yang ada di dalam kendi tersebut ,burung gagak pun berterimakasih ke kancil

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular Posts